Kadin: 'Silicon Valley' Bukan Mimpi Bagi Indonesia

Kadin: 'Silicon Valley' Bukan Mimpi Bagi Indonesia

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 25 Jul 2012 18:43 WIB
Kadin: Silicon Valley Bukan Mimpi Bagi Indonesia
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sangat yakin jika pusat industri IT sekelas 'Silicon Valley' di AS dapat terwujud di Indonesia. Hal ini bisa terwujud asalkan pemerintah konsisten tidak lagi mengeluarkan kebijakan yang membuat investor kabur.

"Sangat mungkin ada, kita punya potensi, ahli-ahli teknologi di Indonesia saat ini sudah banyak, jadi bukan mimpi lagi kalau Silicon valley ada di Indonesia," ujar Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto, di Kantornya, Jl Kuningan, Rabu (25/7/2012).

Dikatakan Suryo, namun keberadaan silicon valley tidak bisa terwujud jika pemerintah masih saja mengeluarkan kebijakan yang tidak pro dunia usaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat menyayangkan, peringkat investasi Indonesia yang naik, dimana dunia saat ini sedang memandang Indonesia, tapi pemerintah masih saja mengeluarkan kebijakan yang menekan dunia usaha," ucapnya.

Banyak sekali aturan yang justru membuat dunia usaha kelabu, mulai dari aturan di Pajak, Kepabeanan atau Bea cukai dan banyak lagi.

"Seperti aturan, kita tidak dikenakan bea masuk ketika mengimpor produk jadi, tetapi anehnya kita dikenakan bea masuk saat impor bahan baku, ini kan aneh, buat apa kita capek-capek produksi kalau begini, mending kita jadi pedagang saja," ucapnya.

Terkait keberadaan Silicon Valley nantinya, menurut Suryo sepertinya akan berada di Jawa.

"Silicon Valley sepertinya akan ada di Jawa, karena infrastrukturnya sudah ada, selain itu lokasinya sendiri tidak akan jauh dari Universitas Teknologi, karena akan membutuhkan banyak tenaga ahli yang berasal dari jebolan universitas tersebut," tandasnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads