Acara ini berkaitan dengan upaya Kementerian Perindustrian yang menjembatani kebutuhan promosi dengan pengguna secara langsung maupun calon-calon buyer potensial, sekaligus dengan datangnya bulan suci Ramadan tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan dunia usaha, terutama para pengusaha IKM Busana Muslim yang telah melihat potensi besar pasar yang sangat menjanjikan.
"Saat ini busana busana muslim dengan berbagai macam mode sebagai busana kebanggaan umat Islam mulai menggerbrak perdagangan fashion di dunia," ungkap Direktorat Jenderal IKM Euis Saedah saat membuka pameran, Selasa (31/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa produk yang ditawarkan oleh stand-stand tersebut pun beragam, mulai dari alat-alat kosmetik, baju-baju muslim wanita, perlengkapan sholat, batik, kebaya modern, asosoris, serta kain bahan yang juga merupakan hasil buatan tangan.
Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 100.000-Rp 5.000.000. Harga tersebut disesuaikan dengan tingkat kesulitan pembuatan masing-masing busana muslim. Seperti diakui Ibu Nana, salah satu desainer sekaligus penjual busana muslim handmade yang diproduksi di rumahnya,
"Di sini kami bisa mendesain sekaligus menjahit pesenan busana muslim sesuai dengan selera konsumen dan ukurannya masing-masing. Itu kita bikin di workshop rumah kita sendiri di daerah Bintaro," katanya.
Pameran ini dibuka sejak hari ini 31 Juli 2012 hingga 3 Agustus 2012, mulai dari jam 10.00-17.00 WIB.
(dnl/dnl)











































