Salah satu raksasa teknologi asal Jepang, Sony, melaporkan kerugian sebesar 24,6 miliar yen (Rp 2,82 triliun) di triwulan pertama 2012. Produsen aneka produk elektronik itu memangkas target kinerjanya tahun ini.
Seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/8/2012), kerugian ini makin membengkak jika dibandingkan rugi tahun lalu pada periode yang sama yaitu sebesar 15,5 miliar yen. Sementara omzet Sony masih bisa naik tipis 1,4% menjadi 1,51 triliun yen dengan laba operasi 6,28 miliar yen.
Hingga akhir tahun ini manajemen Sony optimistis bisa meraup untung 20 miliar yen, diturunkan dari proyeksi sebelumnya 30 miliar yen sampai akhir tahun buku per Maret 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerugian di tiga bulan pertama di 2012 itu merupakan keempat kalinya diderita Sony secara triwulanan. Penyumbang kerugian paling tinggi adalah divisi televisi karena tingginya persaingan usaha dan melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Belum lagi ditambah pembajakan musik serta film yang sudah menggerus kinerja perusahaannya dan bencana alam tsunami awal tahun lalu. (ang/dnl)











































