Produsen elektronik asal Jepang yaitu Sharp berencana melakukan PHK terhadap 5.000 karyawannya mulai Maret tahun depan. Ini merupakan PHK pertama setelah 1950.
Dikutip dari AFP, Kamis (2/8/2012), PHK massal ini dilakukan karena turunnya penjualan televisi dan monitor LCD.
Sharp saat ini mempekerjakan 57 ribu pegawai di beberapa negara di dunia. Biaya operasi Sharp terus melonjak karena tingginya harga energi, tingginya nilai tukar yen, perlambatan permintaan global, dan ketidakpastian ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara para petinggi Sharp akan dipangkas gajinya sebesar 20%-50%. Juru bicara Sharp menolak untuk mengomentari berita tersebut. Sharp dikabarkan rugi sekitar 100 miliar yen (US$ 1,27 miliar) pada kuartal terakhir lalu. (dnl/ang)











































