Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan, pemerintah menargetkan 20 juta unit telepon seluler akan terproduksi dalam 5 tahun ke depan.
"Saya targetkan 20 jutaan, 5 tahun ke depan," ungkap Budi saat ditemui wartawan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (15/8/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah menargetkan setidaknya 50% dari angka impor tersebut bisa ditekan. "Ada 45 juta unit HP/tahun, hampir semua impor. Itu kan US$ 5 miliar lebih, kalau saya bisa ambil setegahnya itu sudah lumayan banget," tambahnya.
Lebih lanjut Budi menuturkan, jenis telepon seluler yang akan diproduksi berkelas menengah. "Yang kita ingin produksi itu medium sama smartphone, berkisar di US$ 50-100," pungkasnya.
Seperti diketahui, Foxconn Technology Group adalah perusahaan manufaktur yang berasal dari Taiwan yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merek terkenal seperti Apple dan Nokia.
ModernCikande Industrial Estate (MCIE) menjadi calon kuat lokasi pembangunan pabrik Foxconn. Hari ini rencananya pihak Foxconn akan memutuskan apakah lokasi tersebut menjadi lokasi pabrik mereka.
Foxconn akan menggunakan lahan 5.000 meter persegi untuk pabrik perakitan HP mereka. Foxconn akan membeli pabrik dengan luas 4000 meter yang rencananya akan direnovasi di kawasan ModernCikande Industrial Estate.
(zul/dnl)











































