Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh mengatakan 9 perusahaan tersebut terdiri dari 5 perusahaan BUMN dan 4 perusahaan swasta.
"Sampai saat ini dari PTPN II, VII, IX, X, XII sedangkan untuk yang swasta yaitu, PT Gorontalo, Indutri Gula Nasional (IGN), Madu Baru, dan Pemuka Sakti Madu Indah, sudah mengajukan izin impor Raw Sugar," ungkap Deddy di kantornya, Jumat (24/8/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai rapat di kantor Menko akan dalokasikan kepada PTPN dan perusahaan pabrik gula berbasis tebu dialokasikan sebanyak 260 ribu ton ini untuk alokasi mengisi kekosongan gula konsumsi di 2013 nanti jadi impornya sekarang," paparnya.
Selain itu, Deddy pun mengatakan, impor ini dilakukan berdasarkan rekomendasi Menteri BUMN dan juga agar tidak ada lagi impor gula kristal putih.
"Ini sesuai permintaan Meneg BUMN, impor Raw sugar dilakukan untuk mendapatkan nilai lebih agar kita tidak impor gula kristal putih," jelas Deddy.
(zlf/hen)











































