Investor China Bangun Smelter Alumunium US$ 7,1 Miliar di Kalbar

Investor China Bangun Smelter Alumunium US$ 7,1 Miliar di Kalbar

Zulfi Suhendra - detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 14:04 WIB
Investor China Bangun Smelter Alumunium US$ 7,1 Miliar di Kalbar
Jakarta - Investor dari China, Beijing Shuang Zhong Li Investment Management Co. Ltd akan membangun sebuah pabrik pemurnian dan smelter aluminium di Indonesia.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan pabrik yang akan mulai beroperasi di tahun 2015 ini setidaknya akan menyerap 30 ribu orang tenaga kerja.

"Ini akan menyerap tenaga kerja 30 ribu orang dan memiliki kapasitas total 1,8 juta ton yang terbagi menjadi 3 tahap," ungkap Hidayat saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (30/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga tahap ini maksud Hidayat adalah, tahap pertama pada tahun 2015 pabrik ini akan mampu memproduksi 0,6 juta ton alumina dan 50 MW power plant, tahap kedua pada tahun 2018 akan memproduksi 0,6 juta ton alumina, 0,3 juta ton ingot alumunium dan 600 MW power plant.

Sedangkan tahap ketiga akan verlangsung di tahun 2020 untuk proses produksi 0,6 juta ton alumina, 0,3 juta ton ingot alumunium dan 600 MW power plant.

Hidayat menjelaskan, investasi pabrik alumina ini akan mencapai US$ 7,1 miliar. "Sedangkan nilai investasi proyek pabrik pemurnian alumina sebesar US$ 7,1 miliar," katanya.

Di tempat yang sama, Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto mengungkapkan, lokasi yang akan dilirik oleh investor China ini adalah di kawasan Kalimantan Barat.

"Di Kalimantan Barat," tutur Panggah.

(zlf/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads