"Sejauh ini kita tidak ada masalah, karena perekrutan pilot itu tidak bisa mendadak. Kita sudah merencanakan dari jauh," ungkap Edward saat dihubungi detikFinance, Senin (3/9/12).
Edward menambahkan, Lion Air sendiri tahun ini berencana menambah 4 unit pesawat terbang dan 200 orang pilot yang berasal dari dalam dan luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, pada tahun 2013 nanti, Lion Air akan menambah 24 unit pesawat dan kembali menambah 200 orang pilot baru yang direkrut.
"Tahun 2013 nanti kita tambah 24 pesawat, dan 200 pilot lagi. Kira-kira 200 orang per tahun," tutupnya.
Sebelumnya, perusahaan pemasok dan pembuat pesawat terbang asal AS, Boeing mengungkapkan Asia Pasifik akan membutuhkan 185.600 pilot baru dan 243.500 teknisi hingga tahun 2030 nanti.
Asia Pasifik menjadi salah satu kawasan yang sektor aviasi alias penerbangannya tumbuh cukup pesat. Namun, permasalahannya adalah kawasan ini akan mengalami krisis pilot dan teknisi pesawat dalam satu dekade ke depan. Hal ini dikarenakan semakin terus berkembangnya perusahaan penerbangan dan modernisasi transportasi.
(zul/dru)











































