Bakrie Makin Getol Garap Bisnis Bahan Bangunan

Bakrie Makin Getol Garap Bisnis Bahan Bangunan

- detikFinance
Senin, 10 Sep 2012 14:52 WIB
Bakrie Makin Getol Garap Bisnis Bahan Bangunan
Foto: Reuters
Jakarta - PT Bakrie Building Industries, anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) terus mengembangkan bisnis bahan bangunan seiring pesatnya industri properti dan konstruksi di Indonesia.

Setelah menyelesaikan ekspansi sarana produksi di Jakarta Barat, perseroan akan mengembangkan sentra produksi baru di beberapa wilayah.

"Industri properti dan konstruksi kita maju pesat. Didukung juga dengan jumlah penduduk yang sangat besar, kami sangat optimis industri bahan bangunan di dalam negeri akan terus melaju," ucap CEO BNBR Bobby Gafur Umar dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO Bakrie Building Industries, Yogi Pratomo Widhiarto menambahkan, manajemen tengah merancang skema penetrasi pasar bahan bangunan. Namun Yogi belum mau menyebutkan secara rinci.

"Kami perkirakan tahun 2012 ini revenue BBI bisa meningkat 45%," tambahnya. BBI pun siap menjadi pemain terdepan dalam kualitas, kapasitas dan harga.

"Potensi pasar bahan bangunan masih sangat besar. Kita sedang serius mengadakan mapping pasar agar kami dapat memastikan bahwa pengembangan sentra produksi baru bisa sedekat mungkin dengan daerah yang permintaannya paling tinggi," katanya.

Ke depan, Bakrie Building Industries membuka diri melakukan akuisisi dalam rangka pengembangan kapasitas. Perseroan pun terus mengembangkan teknologi baru mesin-mesin dan peralatan produksi dalam rangka penumbuhan bisnis bahan bangunan.

Versaboard adalah salah satu varian produk perusahaan yang telah sangat dikenal masyarakat. Ke depan Yogi siap menghadirkan produk turunan Versaboard sebagai solusi total pengganti bahan bangunan berbasis kayu seperti lantai dinding dekoratif, dan beberapa produk lainnya.

Pabrik bahan bangunan BBI di Jakarta Barat kini memiliki kapasitas produksi 300 ribu ton berbagai jenis bahan bangunan per tahun.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads