"Akan ada konglomerat yang berasal dari UKM, tentu dengan bisnis yang semakin besar. Tapi sekali lagi saya katakan, bisnis harus fokus. Kerjakan satu," kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Syarief Hasan di kantor pusat Indosat, Jakarta, Senin (10/9/2012).
"Konglomerat itu kan konglomerasi, misalkan punya mobil. Seluruh bagiannya ia produksi. Itu kan konglomerasi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan kita optimis di 2013 mencapai 7%, atau paling rendah 6,8%. Dari APBN yang mencapai Rp 1.687,9 triliun, anggaran sebesar ini sekitar Rp 316 triliun untuk subsidi, termasuk di dalamnya pemberdayaan koperasi dan UKM," ucap Syarief.
"Indonesia masih menjanjikan. Investor luar menganggap Indonesia punya opportunity besar. Dengan pertumbuhan diatas 6%. Bandingkan China yang pertumbuhannya (ekonomi) turun, India juga tapi inflasinya tinggi," tegasnya.
(wep/hen)










































