"Kalau tahun ini Honam bisa masuk. Dia akan membawa US$ 6 miliar. Mudah-mudahan tahun ini bisa dimulai," ungkap Hidayat usai menemui delegasi bisnis dari Korea Selatan di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/9/12).
Selain Honam, Hidayat membidik satu investasi besar dari negeri yang dikenal dengan budaya K-Pop ini. Perusahaan asing tersebut bergerak dalam sektor infrastruktur dan smelter. Sehingga pemerintah menargetkan total investasi dari Korsel pada akhir tahun bisa mencapai US$ 12 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, MS Hidayat menambahkan usai Comprhensive Economic Partnership Agreement (CEPA), selama lima tahun, pemerintah bidik investasi dari Korea Selatan lebih besar, sekitar US$ 50 miliar.
"Kita menetapkan suatu angka investasi selama lima tahun ke depan dan dia memenuhi. Itu lebih realistis, US$ 50 miliar," pungkasnya.
(zul/wep)











































