Pemerintah makin gencar menggaet para pelaku usaha produsen kerajinan dalam negeri untuk mempromosikan produknya hingga ke luar negeri.
Baru-baru ini, Kementerian Perdagangan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mengikuti pameran kerajinan terbesar MACEF di Milan, Italia. Sebanyak 20 perusahaan kerajinan lokal diboyong.
Ketua Dekranas Bidang Pameran dan Kerja Sama Luar Negeri Yasmin Wirjawan yang juga istri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, memimpin rombongan perusahaan lokal yang mengikuti pameran yang berlangsung 6-9 September 2012 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pameran tersebut, Indonesia membuka paviliun bernama 'Rumah Indonesia'. Harapan Indonesia mengikuti pameran MACEF kali ini untuk dapat mengangkat citra produk kerajinan Indonesia sekaligus meningkatkan ekspor Indonesia ke Eropa khususnya Italia.
Pameran ini diikuti oleh 1.570 peserta. Jumlah ini menurun dibandingkan penyelenggaraan Januari 2012 yaitu 1.877 perusahaan. Pengunjung pameran ini mengalami penurunan disebabkan oleh krisis ekonomi yang melanda Eropa dan berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat Eropa.Β
Produk yang dijual antara lain adalah kain songket, batik, dan juga bahan dasar logam, anyaman (rotan), tekstil, kaca, batu, kulit, dan serat alam/kayu yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selama pameran berlangsung tercatat telah terjadi transaksi trial order senilai 10.500 euro untuk produk handbag and clutch dari buyer Italia dan kontrak dagang US$ 300.000 untuk pengiriman green coffee bean ke Trieste, Italia yang dimulai pada Maret 2013. Selain itu tercatat juga transaksi on the spot lebih dari 2.000 euro untuk produk kain tenun, tas tangan & clutch, basket & box, laptop case & pen case.
(dnl/wep)











































