AirAsia memberikan sinyal masuk ke India setelah pemerintah India akhirnya memperbolehkan perusahaan penerbangan asing untuk berinvestasi hingga 49% di perusahaan penerbangan lokal India.
AirAsia dikabarkan tengah siap membidik perusahaan penerbangan India untuk bekerjasama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berita fantastis di India yang memperbolehkan investasi asing di perusahaan penerbangan. Kita akan segera di India, kita lihat nanti," tutur Tony juga dalam status di jejaring sosialnya.
AirAsia kini telah terbang dari Kuala Lumpur ke 5 kota di India. Kochi, Trichy, Chennai, Kolkata dan Bangalore. Serta menyambungkan Bangkok ke Chennai dan Kolkata. Namun, AirAsia memberhentikan penerbangan ke Delhi dan Mumbai di Maret 2012 kemarin karena tingginya airport charges.
AirAsia telah menempel perusahaan-perusahaan penerbangan di Thailand, Filipina dan Jepang. Beberapa waktu lalu AirAsia Berhad dan PT Fersindo Nusaperkasa mengumumkan pembelian mayoritas saham Batavia Air.
Lewat kerjasama ini, Batavia dan Indonesia AirAsia berambisi menguasai 20% pangsa pasar penerbangan domestik dengan jumlah penumpang hingga 14 juta orang.
Tak puas memiliki mayoritas saham, AirAsia Berhad dan PT Fersindo Nusaperkasa berniat menyuntikan modal US$ 20 juta-US$ 30 juta. Modal ini sebagai perbaikan layanan, teknologi reservasi Batavia Air agar serupa dengan standarisasi Air Asia.
(dru/dnl)











































