Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan kehadiran Foxconn akan memberi peluang bagi Indonesia memiliki produk handphone (HP) dengan merek lokal. Bahkan secara perlahan, diperkirakan produk HP lokal yang diproduksi Foxconn tersebut bakal menggerus pasar BlackBerry di Indonesia.
Hidayat mengatakan, saat ini BlackBerry sebagai perusahaan global sedang mengalami penurunan kinerja. Dari seluruh pasar BlackBerry di dunia, hanya di Indonesia yang marketnya masih bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap produsen smartphone asal Kanada itu sudah ditanggapi oleh beberapa pejabat pemerintah. Misalnya Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi pernah mengungkapkan kekesalannya.
Bayu mengaku kecewa dengan lebih dipilihnya Malaysia sebagai tujuan ekspansi Research In Motion (RIM) sebagai produsen BlackBerry.
"Kita kecewa kepada RIM, kenapa dia bikin disitu (Malaysia), pasarnya yang besar disini kok," ungkap Bayu beberapa waktu lalu.
(hen/dnl)











































