Ditargetkan pada Maret 2013, BUMN farmasi ini telah mengapalkan produk obat-obatan pertamanya ke pasar Kazakhstan.
"Progres sedang registrasi obat di kazhktan di BPOM di sana, butuh waktu 6 bulan. Maret 2013 mudah-mudahan bisa ekspor," kata Direktur Utama Indofarma Djakfarudin Junus kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahapan pertama kerjasama marketing, tahap kedua pengembangan produk, tahap ketiga pendirian pabrik," imbuhnya.
Terkait rencana pembangunan pabrik di Kazakhstan, Djakfarudin menegaskan Indofarma tidak akan mengeluarkan investasi untuk pembangunan pabrik obat di sana.
"Kita hanya kirim tenaga ahli, mereka yang mendirikan pabrik," pungkasnya.
(feb/dnl)











































