Seperti berita yang dikutip dari CNNmoney, Minggu (7/10/12), buruh yang bekerja di Foxconn sangat marah dan kesal setelah manajemen menuntut permintaan yang lebih terhadap standar kualitas dari proses pembuatan iPhone 5. Polemik ini diketahui berdasarkan laporan dari China Labour Watch (CLW).
Adanya tuntutan baru itu, bagian quality control (QC) tak jarang bersitegang dengan pekerja karena hal tersebut. "Terkadang mereka adu fisik sampai harus dilarikan ke rumah sakit," menurut CLW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foxconn sendiri merilis sebuah pernyataan yang menyangkal kedua berita ini, namun mengakui ada 'perselisihan' di minggu ini. Menurut Foxconn, di pabrik Zhengzhou terjadi perselisihan pada tanggal 1 dan 2 Oktober antara kelompok pekerja dan personil dari divisi quality control.
Ketegangan inipun semakin menjadi-jadi saat para pekerja tidak diperbolehkan mengambil waktu libur di saat masa libur nasional di China yang disebut Golden Week Holiday, menurut CLW. Masa libur itu biasanya 3 hari.
Seperti diketahui Foxconn berencana untuk berinvestasi di Indonesia. Mulai tanggal 25 Desember nanti, pabrik komponen elektronik merk terkenal ini akan mulai memproduksi telepon seluler di Indonesia.
Foxconn Technology Group adalah perusahaan manufaktur yang berasal dari Taiwan yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merek terkenal seperti Apple dan Nokia.
ModernCikande Industrial Estate (MCIE) menjadi calon kuat lokasi pembangunan pabrik Foxconn. Hari ini rencananya pihak Foxconn akan memutuskan apakah lokasi tersebut menjadi lokasi pabrik mereka.
Foxconn akan menggunakan lahan 5.000 meter persegi untuk pabrik perakitan HP mereka. Foxconn akan membeli pabrik dengan luas 4000 meter yang rencananya akan direnovasi di kawasan ModernCikande Industrial Estate.
(zlf/hen)











































