Dirut RNI Ismed Hasan Putro mengaku perseroannya akan menjalin kerjasama dengan BUMN di Kamboja dan Myanmar untuk pengembangan lahan tebu dan sawah.
"Tahun 2013 kita ingin merintis kerjasama dengan BUMN di Myanmar dan Kamboja dalam rangka membangun BUMN persawahan dan juga perkebunan tebu agar kita punya cadangan dan stok gula nasional," papar Ismed sebelum acara Rakor BUMN di Hotel Sahid Rich Yogyakarta, Rabu (10/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ismed menilai, nantinya RNI juga akan memperoduksi produk turunan dari ekspansi mereka di Kamboja dan Myanmar.
"Bukan hanya menyiapkan lahan tapi juga sampai hilirnya. Beras yang dihasilkan di Myanmar akan kita bawa ke Indonesia untuk menjadi supporting stock, juga tebu dan gulanya diharapkan menjadi cadangan nasional kita," tambahnya.
Saat ini RNI sudah bertemu dengan perwakilan BUMN di dua negara tersebut untuk merealisasikan rencana ekspansinya. "Belum direncanakan, kita baru melakukan pertemuan informal teman BUMN di Kamboja dan Myanmar untuk ke depan kita tindaklanjuti bersama," pungkasnya.
(hen/hen)











































