Namun Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan pemerintah Indonesia akan mengambil alih Inalum.
"Soal Inalum, mereka (Jepang) berharap diikutsertakan kembali. Tapi posisi kita jelas, di 2013 Inalum akan kembali ke Indonesia. Jadi posisi kita beda," tutur Hatta di Imperial Hotel Tokyo dalam rangka kunjungan kerjasama ekonomi dengan pemerintah Jepang, Rabu malam (10/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepemilikan Inalum saat ini terbagi antara pemerintah Indonesia 41,12% dengan konsorsium swasta-pemerintah Jepang yang tergabung dalam Nippon Asahan Alumunium 58,88%. Berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 7 Juli 1975 di Tokyo, Pemerintah Indonesia bisa mengambil alih Inalum sepenuhnya, pada Oktober 2013.
Pada kesempatan itu juga, Hatta mengatakan, pemerintah Jepang ingin meningkatkan kegiatan pencarian minyaknya di Indonesia. Pihak Jepang juga ingin adanya peningkatan pasokan gas dari Indonesia.
"Soal gas, saya bilang, Indonesia akan meningkatkan prioritas kebutuhan dalam negerinya karena kebutuhan yang meningkat," tegas Hatta.
(dnl/hen)











































