Hal ini diungkapkan Suswono saat acara Konperensi Pers terkait Pencanangan Hari Kakao di Hotel Borobudur di Jakarta, Jumat (12/10/12).
"Kelihatannya akan naik (konsumsi), karena banyak orang stres, minum coklat kan menenangkan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsumsi dalam negeri harusnya double dari sekarang. Kita saat ini konsumsi 60-70 ribu ton. Harusnya kita bisa 150 ribu ton/tahun. Peluang itu di kue dan bakery, kosmetik, minuman," katanya.
Sedangkan untuk tingkat produksi dalam negeri, saat ini baru mencapai 712 ribu ton di lahan seluas 1,6 juta hektar. Menurut pemerintah, sata ini kita masih dalam peringkat ke-3 penghasil kakao terbesar di dunia.
Bayu menargetkan, di tahun 2015, produksi kakao dalam negeri akan meningkat hingga 1 juta. "Di Kemendag (kementerian perdagangan) kami memperhitungkannya di tahun 2015-2016 produksi kita harus 1 juta," pungkas Bayu.
(zlf/hen)











































