Punya Pabrik Baru, Semen Gresik Dipuji Dahlan Iskan

Punya Pabrik Baru, Semen Gresik Dipuji Dahlan Iskan

- detikFinance
Sabtu, 13 Okt 2012 13:26 WIB
Punya Pabrik Baru, Semen Gresik Dipuji Dahlan Iskan
Foto: Dok. detikFinance
Tuban - Setelah sempat tertunda beberapa lama, pabrik Tuban IV Semen Gresik akhirnya diresmikan juga. Peresmian pabrik berkapasitas 3 juta ton semen per tahun itu dilakukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Pabrik baru senilai 3,18 triliun ini menambah kapasitas PT Semen Gresik (Persero) Tbk menjadi 26 juta ton per tahun hingga akhir 2012.

"Dengan diresmikannya pabrik ini berarti Semen Gresik (SG) telah menjadi pabrik semen terbesar di Asia Tenggara dalam hal kapasitas produksi," kata Dahlan dalam pidatonya sebelum melakukan peresmian pabrik di Tuban, Sabtu (13/10/2012).

Dahlan menambahkan, Semen Gresik telah melampaui kapasitas produksi Siam Cement yang selama ini tertinggi di Asia Tenggara yang sekitar 21 juta ton per tahun. Pencapaian Semen Gresik ini, kata Dahlan, mungkin akan sulit dikejar kompetitor lain karena Se,em Gresik bakal terus mengembangkan pabriknya. Dalam waktu dekat ini Semen Gresik berencana membangun pabrik baru di Rembang dan Padang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semen Gresik adalah BUMN kategori jagoan yang memang diabdikan untuk lokomotif pembangunan ekonomi," tambah Dahlan.

Dahlan melanjutkan, ke depannya Semen Gresik tak bakal mendapat banyak kesulitan mengembangkan lini bisnisnya karena Semen Gresik tak punya problem jangka pendek dan internal.

"Problem Semen Gresik adalah bagaimana lebih maju lagi dan lebih maju lagi," tandas Dahlan.

Sementara itu, Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto menerangkan, konstruksi pabrik baru ini tuntas dalam waktu 30 bulan sejak ground breaking pada 30 September 2009 dan selesai Maret 2012. Pabrik telah melakukan penyalaan tungku tanur (fire on) pada April dan melakukan uji coba (commisioning) hingga akhir Juni 2012.

"Pabrik baru mulai melakukan proses produksi secara komersial sejak 1 Juli 2012. Bahkan finish mill dan packer telah beroperasi sejak Januari 2012," terang Dwi.


(fat/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads