Nih, 4 Pesawat Canggih Airbus yang Siap Kalahkan Boeing

Nih, 4 Pesawat Canggih Airbus yang Siap Kalahkan Boeing

- detikFinance
Kamis, 25 Okt 2012 10:00 WIB
Nih, 4 Pesawat Canggih Airbus yang Siap Kalahkan Boeing
Jakarta - Pabrikan pesawat asal Prancis, Airbus berkomitmen untuk mengalahkan dominasi Boeing dalam meraih pangsa pasar pesawat terbang di seluruh dunia. Salah satunya melalui A350XWB, pesawat terbaru Airbus.

"Airbus telah menjadi simbol keunggulan dan menunjukkan bahwa produsen Eropa bisa sukses berkompetisi di tingkat internasional," jelas Perdana Menteri Perancis, Jean-Marc Ayrault seperti dikutip AFP, Kamis (25/10/2012).

Airbus memang telah 'digulung' Boeing dari segmen produksi pesawat khusus jarak jauh. Boeing memang masih mendominasi segmen tersebut dengan pesawat jenis 747, 777 dan 787 Dreamliner terbarunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

A350XWB ini siap melengkapi pesawat jarak jauh Airbus mendampingi pesawat raksasa A380 dan A330. A350XWB akan menggunakan material yang canggih dan bahan bakar ekonomis layaknya 787 Dreamliner.

A350XWB ternyata juga lebih besar dari kompetitornya yakni 787 Dreamliner. Pasalnya A350XWB mampu membawa 350 penumpang, sedangkan 787 Dreamliner hanya 290 penumpang.

Sebenarnya apa saja 'jagoan' Airbus? Mari simak satu persatu pesawat-pesawat canggih Airbus yang siap mengalahkan dominasi Boeing.


1. A380 : Mewujudkan Semua Komitmen, Lebih dari Harapan

Dikutip detikFinance dari situs Airbus, rangkaian A380 Family berawal dari sebuah pesawat penumpang dengan kapasitas 525 kursi yang dibagi menjadi tiga kelas, menempati dua dek yang luas, dan berjarak tempuh 8.500nm/15.700km.

Memasuki tahun kelima masa pelayanannya dan dengan menjangkau 257 pemesanan dari 20 pelanggan, armada A380 telah mengakumulasi sekitar 100 penerbangan komersil A380 setiap harinya, dengan pencapaian satu juta penumpang setiap bulannya.

Dengan kapasitas tempat duduk 400 kursi hingga 800 kursi, A380 merupakan bagian penting dari solusi yang berkelanjutan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di bandar udara, dengan membawa penumpang yang lebih banyak tanpa tambahan pesawat dan dengan biaya yang lebih rendah.

Boeing 747-400, pesawat yang paling besar sebelum A380, mengkonsumsi 20% lebih banyak bahan bakar per kursi daripada A380. Maka dengan menggunakan A380, maskapai dapat meningkatkan kapasitas sebanyak 20% tanpa biaya tambahan. Atau, maskapai bisa pula mempertahankan kapasitas yang sama sembari menurunkan biaya 15-20% per kursi di tiap penerbangan, untuk satu minggu penerbangan.

Produk turunan terbaru 747, pesawat 747-8 membakar 15% lebih banyak bahan bakar per kursi ketimbang A380, sementara pesawat bermesin ganda 777-300ER memakai 12% lebih banyak bahan bakar per kursi daripada A380. Berdasarkan perhitungan rata-rata per kursi (menggunakan standar kenyamanan yang sama dan tata ruang kabin yang sebanding), pesawat 777-ER membutuhkan biaya operasional 22% lebih besar daripada A380.

2. A350XWB: Membentuk Efisiensi

A350 XWB adalah keluarga baru untuk pesawat berukuran sedang dan berbadan lebar yang akan memberi efisiensi pengoperasian pesawat berjarak tempuh sedang hingga jauh. Pesawat ini mampu mengatasi masalah harga bahan bakar yang berubah-ubah, memenuhi ekspektasi penumpang yang terus meningkat dan menjawab keprihatinan lingkungan yang meningkat. Sampai hari ini, A350 XWB telah menerima 558 pemesanan pasti dari 34 pelanggan.

Armada A350 XWB meliputi tiga versi pesawat penumpang dengan kapabilitas penerbangan jarak jauh hingga 8,500 mil laut/15,580km. Dengan konfigurasi tipikal tiga kelas, A350-800 menawarkan 270 tempat duduk, sementara A350-900 dan A350-1000 masing-masing menawarkan 314 dan 350 tempat duduk.

Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, A350 XWB lebih lebar lima inci/12.7cm dari Boeing 787, dan dengan jumlah tempat duduk yang lebih banyak yaitu 35 kursi, A350 XWB menawarkan potensi keuntungan hingga 10% atau lebih.

A350 XWB menawarkan kemajuan aerodinamis, desain dan teknologi canggih yang menghasilkan efisiensi bahan bakar hingga 25 persen dibandingkan dengan Boeing 777, dan 6 persen lebih baik jika dibandingkan dengan Boeing 787.

Lebih dari 70 persen rangka pesawat A350 XWB yang ringan ini terbuat dari bahan modern yang terdiri dari komposit (53 persen), titanium dan campuran aluminium. Badan pesawat Carbon Fibre Reinforced Plastic (CFRP) baru yang inovatif menghasilkan pembakaran bahan bakar yang lebih rendah dan perawatan yang lebih mudah. A350 XWB diuntungkan oleh keahlian tinggi yang dimiliki Airbus dalam memasukkan materi komposit ke dalam pesawatnya.

3. A320: Rangkaian Pesawat Lorong Tunggal

Dengan lebih dari 8.000 pesawat telah dipesan, dan lebih dari 5.000 dikirimkan ke lebih dari 330 pelanggan dan maskapai, pesawat A318, A319, A320 dan A321 kini merupakan pesawat single-aisle terlaris di dunia dan pilihan yang disukai oleh maskapai perbangan maupun penumpang umumnya.

Salah satunya melalui A320neo. Pesawat A320neo (new engine option –pilihan mesin baru) adalah versi terkini dari banyaknya penyempurnaan produk yang dilakukan Airbus. Perusahaan terus menginvestasikan sekitar 100 juta Euro setiap tahun terhadap A320 Family, agar tetap menjadi rangkaian pesawat single-aisle paling maju dan hemat bahan bakar. A319, A320, dan A321 model baru ini diumumkan Desember 2010, dilengkapi dengan mesin baru (LEAPX dari CFM atau PurePower PW1100G dari Pratt and Whitney) serta perangkat wingtip besar yang dinamakan β€˜Sharklet’.

4. A330: Rangkaian Pesawat Widebody yang Efisien

Pesawat A330 Family yang memiliki kursi antara 250 sampai 300 termasuk Freighter, VIP dan Miitary Transport/varian Tanker, telah menarik lebih dari 1.100 pemesanan. Sejak A330- 300 yang asli memasuki masa pelayanannya, pesawat ini menonjol dari biaya operasi per kursi yang sangat rendah.

Berkat pengenalan beberapa pengembangan produk, pesawat ini masih menjadi armada yang paling efektif di kelasnya. Saat ini armada A330 telah mengakumulasi lebih dari 18 juta jam terbang dan lebih dari 4 juta pendaratan. Lebih dari 770 pesawat yang saat ini beroperasi dengan 80 operator dan meraih tingkat pemberangkatan rata-rata di atas 99%.

Dengan kemampuan jarak hingga 7.250 nm dengan 253 penumpang, A330-200 merupakan varian dari pengembangan pesawat dengan jarak pendek sampai jarak jauh – sangat ideal untuk operasi point to point. Saat ini, dengan semakin banyaknya operator A320 Family lorong tunggal (single-aisle) yang menemukan keuntungan untuk beralih ke lorong ganda (twin-aisle), mereka menjadi operator A330 yang mengakui kelebihannya, yaitu menjadi alternatif terbaik untuk maskapai dengan jarak tempuh yang jauh dengan potensi pengembangan dengan A330-300.
Halaman 2 dari 5
(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads