Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT RNI, Ismed Hasan Putro selepas acara MoU antara PT RNI dengan PT BRI Tbk di Gedung BRI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (25/10/12).
"Untuk trading gula kemasan. Ini jadi penyangga RNI untuk gula ritel dan kemasan. Agar RNI tidak lagi menjual gula dalam bentuk bulb," ungkap Ismed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Bisnis Kelembagaan BRI, Asmawi Syam mengungkapkan, tenor yang diberikan dari pinjaman ini adalah selama 1 tahun. Pinjaman tersebut juga dapat di roll-over setiap tahunnya.
Dia mengatakan, dengan pemberian kredit ini BRI akan mendukung industri gula dalam negeri.
"Kami akan komit support, potensi gula masih kurang masih impor. Tata niaga harus kita atur, harus lebih efisien-lah," ungkap Asmawi.
(zlf/dru)











































