PTPN X akan Bangun Pabrik Gula Rp 1 Triliun di Madura

PTPN X akan Bangun Pabrik Gula Rp 1 Triliun di Madura

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 31 Okt 2012 14:56 WIB
PTPN X akan Bangun Pabrik Gula Rp 1 Triliun di Madura
Jakarta -

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X tengah mengkaji rencana pembangunan pabrik gula terintegrasi di Madura. Kebutuhan dana investasi pembangunan pabrik itu sekitar Rp 1 triliun.

Direktur Utama PTPN X Subiyono mengatakan, lahan di Madura cukup layak untuk ditanami tebu. Sinar matahari yang cukup bisa membantu peningkatan kualitas tebu, yang nantinya berujung pada pencapaian tingkat rendemen (kadar gula dalam tebu) yang tinggi.

"Secara teknis, pengembangan lahan tebu di Madura sangat prospektif," ujar Subiyono dikutip dari siaran pers, Rabu (31/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dua tahun terakhir, PTPN X sudah mengembangkan sekitar 1.300 hektar lahan tebu di Madura, yaitu 975 hektar di Bangkalan dan 340 hektar.

"Rendemen tebu dari Madura cukup bagus, minimal 7,5%. Ke depan dengan pendekatan best agricultural practices, rendemen bisa mencapai minimal 8% seperti di lahan petani yang bekerja sama dengan PTPN X di kota-kota lainnya," ujarnya.

Subiyono menjelaskan, di Madura pengembangan lahan tebu dilakukan di lahan tidur yang selama ini kurang produktif. Pengembangan lahan tebu diyakini bisa meningkatkan kesejahteraan petani setempat dibandingkan jika petani menanam komoditas lain.

Di tengah sulitnya melakukan ekstensifikasi lahan tebu di Jawa, menurut Subiyono, ekspansi lahan di Madura harus dioptimalkan. PTPN X menargetkan pengembangan lahan tebu di Madura bisa mencapai 3.500 hektar pada 2014.

"Saat lahan sudah mencapai 3.500 hektar, kami akan memulai pembangunan pabrik. Pembangunan pabrik butuh waktu dua tahun, sejalan dengan itu lahan tebu sudah mencapai 5.000-6.000 hektar. Pabrik akan berkapasitas minimal 6.000 ton tebu per hari (TCD)," jelasnya.

Pabrik tersebut akan didesain menjadi pabrik gula terintegrasi dari hulu ke hilir. Selain memproduksi gula sebagai produk utama, pabrik itu akan menghasilkan sejumlah produk turunan lainnya. Di antaranya bioetanol dari tetes tebu, listrik 25 MW dalam program co-generation dari ampas tebu, dan pupuk kompos. "Pabrik ini akan berbeda dengan pabrik gula lain karena didesain moderen dan terintegrasi," tuturnya.

Dana Rp 1 triliun untuk pabrik ini akan dicari PTPN X lewat pasar modal, bisa melalui initial public offering (IPO) atau melalui penerbitan obligasi.

"Kinerja finansial kami sangat baik, sehingga saya yakin bisa mendapat respons yang baik saat mencari pendanaan di pasar modal," tuturnya.

Subiyono menambahkan, kehadiran pabrik gula di Madura diharapkan juga bisa mendorong industrialisasi di pulau tersebut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia optimistis, ekspansi ke Madura akan semakin mengukuhkan posisi PTPN X sebagai pemimpin pasar di industri gula nasional. Pada 2011, PTPN X memimpin pencapaian industri gula dengan produksi mencapai 446.493,57 ton gula, tertinggi di antara perusahaan lainnya di seluruh Indonesia.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads