Sony sudah menderita kerugian sejak beberapa tahun terakhir. Tahun lalu saja, jumlah kerugiannya sangat besar hingga mencapai US$ 5,7 miliar (Rp 51,3 triliun). Restrukturisasi besar-besaran sudah dilakukan Sony sejak Kazuo Hirai ditunjuk sebagai CEO tahun lalu.
Seperti dikutip dari Engadget, Kamis (1/11/2012), beberapa hal yang sudah dilakukan Hirai dalam berhemat dan melakukan restrukturisasi adalah menutup pabrik lensa di Jepang dan memindahkan kantor pusat dari Swedia ke Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Divisi yang masih bisa menghasilkan pendapatan cukup tinggi adalah divisi mobile, meraup US$ 3,9 miliar (Rp 35,1 triliun) di triwulan yang sama. Tapi memang masih membukukan kerugian meski lebih kecil dari triwulan sebelumnya.
(ang/dnl)











































