"Ada lima pabrik akan meninggalkan Indonesia, yang kelimanya adalah perushaan asing. Ini perhatian yang tidak main-main," kata Koordinator Forum komunikasi Asosiasi Nasional Franky Sibarani di kantor API Gedung Adhi Graha, Jl Jend. Gatot Subroto Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Franky yang juga sebagai Sekjen Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) ini menjelaskan, keinginan investor asing merelokasi pabriknya dari Indonesia terjadi karena ketegasan dan kepastian hukum yang rendah di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di tempat yang sama Sekjen Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Binsar Marpaung menjelaskan beberapa pabrik sepatu yang baru merelokasi pabrik dari China ke Indonesia akan melakukan hal serupa . Bahkan relokasi pabrik sepatu akan terjadi kalau kepastian hukum atas demo anarkis tidak dihentikan.
"Satu lagi merek terbesar sudah mempertanyakan apa kebijakan pemerintah untuk ini (kepastian hukum). Mereka minta kepastian hukum, jangan satu menetapkan butuh sekian (kenaikan upah), padahal ada jalur tripartit," sambungnya.
(hen/hen)











































