Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai hal ini sebagai masalah yang sangat krusial. Wakil Ketua Umum Kadin bidang Industri Perdagangan dan Logistik Natsir Mansyur mengatakan kondisi seperti ini selain mengancam industri yang telah ada, jelas-jelas akan menghambat iklim investasi industri baru yang akan masuk.
"Tentu ini menghambat. Pengusaha akan mencari iklim yang kondusif," tegas Natsir kepada detikFinance, Senin (5/11/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau demo buruh selalu begini, ini dalam waktu dekat akan berlaku ASEAN Economic Community tahun 2015. Pusing kalau sudah begini, pasti mereka pilih negara yang lebih kondusif, Myanmar, Vietnam, Laos," paparnya.
"Kalau sudah begini, perusahaan yang mau tutup dan pindah, dan industri yang ketergantungan impor, yah selamat jalan," kata Natsir.
Natsir menambahkan tak hanya pelaku industri yang dirugikan, namun semua pihak pun akan merugi jika kondisi ini berlanjut. Oleh karena itu pemerintah harus menanggulangi hal ini sesegera mungkin.
"Semua kena ini. Yang menghambat harus diperbaiki," cetus Natsir.
(zul/hen)











































