Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
"Unilever untuk masuk ke dalam kawasan ekonomi khusus di Sei Mangkei semakin menjadi kenyataan, dan itu akan dimasuki perusahaan-perusahaan lain," ungkap Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalur kereta api yang menuju ke Pulau Tanjung sepanjang 24 km akan tetap kita bangun, juga penguatan jalur kereta api Belawan, dan juga kita akan mengembangkan pelabuhan di Kepulauan Tanjung," paparnya.
Selain itu, kawasan ini akan didukung oleh Pelabuhan Kuala Tanjung yang menurut Hatta, akan diselesaikan oleh Pelindo. Hatta juga menilai, Kawasan Ekonomi ini akan menjadi kawasan ekonomi yang sangat luar biasa.
"Nanti KEK Sei Mangkei itu saya yakini akan menjadi kawasan ekonomi yang luar biasa. Karena di situ ada pelabuhan Kuala Tanjung yang dihubungkan dengan kereta api, di situ juga akan dibangun kawasan industri yang berbasis alumina," tutupnya.
Kawasan industri Sei Mangkei merupakan suatu kawasan industri berbasis kelapa sawit yang dibangun oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. Proyek ini diharapkan menjadi pioner bagi pengembangan industri hilir kelapa sawit dan crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah.
Rencananya untuk tahap awal pembangunan kawasan Sei Mangkei sebagai kawasan industri khusus akan dipakai untuk membangun pabrik refinery danoleochemicals seluas 104 hektar.
(zul/dnl)











































