Presiden Samsonite Asia-Pasifik dan Timur Tengah Ramesh Dungarmal Tainwala menilai, Indonesia akan menjadi pasar produk Samsonite terbesar nomor 3 di Asia dalam 5 tahun ke depan.
"Saya mempercayai, Indonesia menjadi pasar terluas nomor tiga samsonite di Asia. Karena Indonesia penduduknya banyak, ada populasi muda, populasi berpendidikan, banyak populasi di Indonesia. Nomor pertama China, kedua India. Bukan saat ini tapi, 5-7 tahun ke depan," tutur Ramesh kepada wartawan di Hotel Conrad, Singapura, Rabu (7/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramesh optimistis dengan kondisi perekonomian Indonesia yang terus membaik, Samsonite bisa memperlebar sayap usahanya lagi hingga ke kota-kota lebih kecil di Indonesia.
"Kita di Indonesia baru 4-5 tahun, kita saat ini mengembangkan pola distribusi. Kita akan menambah lokasi penjualan (store) sebanyak 50 unit setiap tahunnya di Indonesia. (Kota-kota indonesia)," tambahnya.
Bahkan, tambah Ramesh, saat ini pertumbuhan penjualan produk Samsonite di Asia terbesar datang di Indonesia, mengalahkan China dan India. Ia juga optimistis tahun ini, penjualan Samsonite di Indonesia bisa tembus Rp 200 miliar.
"Tahun ini target penjualan bisa tembus Rp 200 miliar," tuturnya.
Untuk menangkap peluang bisnis di Indonesia yang masih sangat besar. Samsonite akan memperbanyak outlet penjualan dan menggencarkan promosi merek Samsonite dan juga mereka American Tourister yang masuk ke dalam lini usaha Samsonite.
"Yang ketiga, membuat produk baru (inovasi) yang lebih untuk konsumen, itu juga mendorong pertumbuhan kita," tegasnya.
(feb/dnl)











































