"Desember atau Januari 2013, 5 unit. Embraer 145 yang 50 kursi. Itu kerjasama dengan leasing company yang di Hongkong, Merpati sama sekali nggak keluar uang, Merpati dikasih pesawat sama modal kerja ," tutur Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Tambah Rudy, investor asal Cina yang bermarkas di Hongkong ini sangat percaya dengan membaiknya kinerja Merpati dan prospek bisnis penerbangan di Indonesia. Nantinya, 5 armada jet ini akan memperkuat rute penerbangan dari Bali ke wilayah Nusa Tenggara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(feb/dru)











































