Kadin: Kalau Dibiarkan UMP di Jakarta Bisa Capai Rp 10 Juta

Kadin: Kalau Dibiarkan UMP di Jakarta Bisa Capai Rp 10 Juta

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 21 Nov 2012 19:05 WIB
Kadin: Kalau Dibiarkan UMP di Jakarta Bisa Capai Rp 10 Juta
Jakarta - Kamar Dagang Industri (Kadin) DKI Jakarta menyatakan kenaikan UMP yang kebablasan bisa membuat upah di Jakarta naik signifikan per tahun, bahkan bisa mencapai Rp 10 Juta. Saat ini saja Gubernur DKI Jakarta telah menetapkan UMP 2013 menjadi Rp 2,2 juta/bulan dari sebelumnya Rp 1,529 juta.

"Saya berbicara sebagai pelaku dunia usaha, bahwa jika dibiarkan nanti akan kebablasan. Nanti lama-lama UMP kita bisa Rp 10 juta jika ini dibiarkan,"ungkap Wakil Ketua Umum Kadin DKI Sarman Simanjorang saat ditemui di Kantor Kadin Jakarta di Jalan Majapahit Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012).

Kadin mengimbau pemerintah memikirkan kenaikan UMP untuk jangka panjang. Jika UMP 2013 ini naik 40%, maka bukan tak mungkin tahun depan dan tahun berikutnya UMP naik bisa lebih tinggi. Cara seperti ini menurut Sarman membuat iklim investasi yang tidak lagi kondusif dan ditakutkan banyak investor kabur dari Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa yang bisa jamin tahun depan buruh tidak minta kenaikan UMP 50%. Lalu menggunakan demo sebagai kekuatan mereka. Kami ingin menciptakan iklim investasi yang kondusif. Yang kami khawatirkan adalah investor kita akan kabur, kedua investor yang berniat masuk akan beralih ke negara tetangga," imbuhnya.

Saat ini UMP DKI masih Rp 1,529 juta dan per 1 Januari 2013 akan menjadi Rp 2,2 juta. Dengan demikian karyawan baru akan diupah dengan jumlah yang sama yaitu sebesar Rp 2,2 juta.

Ini berarti para pekerja yang sudah lebih lama bekerja pasti mereka ingin gaji lebih besar. Sarman juga menganggap naiknya UMP 2013 akan berdampak pada peningkatan urbanisasi.

"Kemarin kami ketemu dengan Gubernur dan berbicara sepahit-pahitnya. Karena apa pun alasannya perekonomian Jakarta selama ini trennya baik, jangan sampai dampak kenaikan upah ini justru menurunkan tingkat ekonomi DKI. Ada kekhawatiran lain bahwa UMP tinggi ini bakal jadi faktor pendorong urbanisasi lagi," tandasnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads