Harga Baja Diprediksi Bakal Naik 10% di 2013

Harga Baja Diprediksi Bakal Naik 10% di 2013

- detikFinance
Selasa, 18 Des 2012 13:04 WIB
Harga Baja Diprediksi Bakal Naik 10% di 2013
Jakarta - Harga baja diprediksi akan naik pada kisaran 5-10% tahun 2013. Hal ini disebabkan membaiknya ekonomi dunia, mulai meredanya krisis Eropa dan AS serta permintaan baja yang melonjak.

"Tahun ini harga baja turun dikit. Mulai Januari (2013) akan naik karena seluruh dunia pabrik baja sudah rugi cukup tinggi, termasuk di dalam negeri, Krakatau Steel. Jadi harga baja cenderung naik pada kisaran 5-10%," kata Direktur Utama PT Saranasentral Bajatama Tbk (BAJA) Handaja Susanto di gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Komisaris BAJA Ibnu Susanto menambahkan, permintaan baja dalam negeri diprediksi juga meningkat. Akibatnya terjadi apresiasi harga baja. Kondisi makro dunia juga terpantau stabil, yang didorong oleh komitmen pemerintahan China baru untuk meningkatkan ekonomi dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini, baja melemah utamanya di China. Disana ada tekanan inflasi dan harga rumah yang naik luar biasa. Dengan drop juga pada krisis Eropa, Jepang dan AS. Otomatis. Namun saat ini pemerintah China yang baru berkomitmen upgrade ekonomi. AS juga sekarang ada stimulus US$ 450 miliar," ucap Ibnu.

Membaiknya harga baja tahun 2013 pun diharapkan berdampak positif pada kinerja perseroan. Tahun depan BAJA berencana memperluas segmen baja lapis berwarna.

"Tahun depan produksi galvanis, baja lapis seng akan meningkat di 2013. Produk baja lapis alumunium seng (saranalume) juga tumbuh 55% dibandingkan tahun 2013. Saranalume berwarna akan dipasarkan mulai April 2013, dengan penjualan diperkirakan mencapai rata-rata 2.500 ton per bulan," jelas Handaja.

Kenaikan didorong oleh tingginya permintaan dan kapasitas produksi yang belum seluruhnya digunakan.

(wep/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads