Deputi Bidang Industri Primer Kementerian BUMN, Muhammad Zamkhani menjelaskan pada Desember 2012, BUMN membangun pabrik gula baru modern yakni pabrik gula Glenmore di Perkebunan Kalirejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
"Paling modern, terakhir bangun pabrik BUMN tahun 1982," tutur Zamkhani di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama supply bahan baku, secure kita beli lahan. Itu relatif lebih efisen daripada tebu dari masyarakat sekarang gak bisa mengharuskan," tambahnya.
Masalah lainnya adalah tingginya nilai investasi yang harus digelontorkan untuk membangun pabrik gula baru. Menurutnya, jarang ada investor yang berminat membiayai pembangunan pabrik baru.
"Kedua, pendanaan dan investasi cukup besar tapi pengembaliannya lama," tuturnya.
Terakhir Zamkhani menyebut, menemukan kontur lahan pertanian tebu yang tepat menjadi penyumbang lambatnya pengembangan pabrik gula baru.
"Ternyata, bikin pabrik gula itu, tidak seperti bikin pabrik getuk, ini hanya iklim tertentu yang bisa ditanami gula. Tanaman tebu lebih rewel. Banyak ujan rendemen turun, kering rendemen gula dikit," pungkasnya.
(hen/ang)











































