Lion & Garuda Rajin Pesan Pesawat, Impor Melonjak 23%

Lion & Garuda Rajin Pesan Pesawat, Impor Melonjak 23%

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 04 Jan 2013 11:29 WIB
Lion & Garuda Rajin Pesan Pesawat, Impor Melonjak 23%
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) merilis ada kenaikan angka impor pesawat terbang dan bagiannya tahun 2012 yang mencapai 23,3%. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengharapkan ada keuntungan yang diambil dari Indonesia terutama PT DI.

Lonjakan impor karena banyak maskapai lokal yang memesan pesawat pada periode tersebut. Dua maskapai penerbangan komersial yang paling rajin antaralain Garuda dan Lion.

"Saya menginginkan lokalisasi konten dilakukan di Indonesia seperti komponen, ban dan yang lainnya. Kita punya kemampuan itu terutama PT Dirgantara Indonesia," kata Gita di Jakarta, Jumat (4/01/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gita mengungkapkan Indonesia secara umum Indonesia telah memesan 400-500 pesawat dari perusahaan pembuat pesawat terbang seperti Boeing, Airbus dan lainnya. Dua perusahaan penerbangan Indonesia yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air adalah dua perusahaan penerbangan Indonesia yang paling banyak memesan pesawat selama tahun 2012.

"Sebanyak 400-500 pesawat dipesan di tahun 2012. Garuda dan Lion yang paling banyak memesan. Setiap bulan ada pesawat yang dikirim dan ini meningkatkan angka impor," imbuhnya.

Untuk itu ia meminta para petinggi perusahaan penerbangan agar lokalisasi konten penting dilakukan di Indonesia. Seperti contoh Gita tidak segan-segan berbicara langsung mengenai hal ini kepada Dirut PT Garuda Indonesia (persero) Emirsyah Satar.

"Saya mengingatkan Emirsyah Satar (Dirut Garuda Indonesia) jika lokalisasi konten penting dilakukan di Indonesia. PT DI sangat siap karena mereka punya ilmu pengetahuan," cetus Gita.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads