"Selama tahun 2012 tentang sawit, kalau kita lihat selama 2012 kemarin tidak terlalu bersahabat salah satu alasannya adalah penurunan harga yang cukup signifikan," ungkap Sekjen Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono di Kantor Gapki Jakarta, Selasa (8/01/2013).
Menurut data GAPKI harga crude palm oil (CPO) mengalami penurunan signifikan. Tahun 2011 harga CPO masih bisa menyentuh angka US$ 1206/ton. Sedangkan tahun 2012 harga CPO hanya menyentuh US$ 999/ton. Padahal menurut Joko produksi CPO di tahun 2012 adalah tertinggi yang pernah dicatat oleh GAPKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan data GAPKI lain mengatakan angka ekspor CPO selama tahun 2012 mencapai 18 juta ton. Dengan adanya penurunan harga CPO bila dibandingkan tahun 2011, maka nilai CPO di tahun 2012 mengalami penurunan.
"Nilai ekspor kita pasti turun hanya US$ 19,6 miliar/November 2012, sedangkan di 2011 bisa mencapai US$ 21,6 miliar," cetusnya.
(wij/hen)











































