"Tahun 2013 nelayan di Indonesia harus menggunakan sarana teknologi tepat guna salah satunya adalah fishfinder," ungkap Dirjen Perikanan Tangkap Heriyanto Marwoto di kantornya, Rabu (8/01/2013).
Teknologi fishfinder adalah teknologi yang dikembangkan oleh negara Prancis. Teknologi ini dapat mengetahui ikan bermigrasi sehingga memudahkan nelayan untuk mengetahui posisi ikan dan jaring ikan. Namun menurutnya teknologi ini hanya bisa dimiliki oleh kapal berjenis GT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini dari 2,7 jumlah nelayan Indonesia, baru 100.000 nelayan saya yang baru menggunakan teknologi jenis ini. Bahkan menurut Marwoto negara China juga sudah memproduksi dengan harga yang relatif terjangkau.
"Produk Fishfinder China hanya Rp 3 juta/unit. Teknologi ini terhubung satelit jadi dapat mengetahui ikan bermigrasi," jelas Marwoto.
(wij/dru)











































