"Kita akan siapkan gula dalam bentuk kemasan yang kecil dan menarik. Yang selama ini ada itu yang ukuran 5-10 kg. Kita akan progres ke Garuda Indonesia, Citilink dan Merpati melalui anak perusahaan RNI yaitu PT RNI Nusindo," jelas Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro kepada detikFinance di Denpasar Bali, Selasa (15/1/2013).
Dalam catatan Ismed PT RNI sebenarnya telah melakukan hal serupa yaitu melalui Aero Catering pada tahun 2004 tetapi hal ini tidak berlangsung lama. Untuk masuk kembali, RNI tidak hanya harus mempersiapkan kemasan gula tetapi harus bersinergi dengan bahan makanan lain seperti saus dan tusuk gigi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ismed produksi gula PT RNI selama tahun 2012 mencapai 168.000 ton. Sedangkan bila digabungkan dengan gula dari petani menjadi 360.000 ton. Selama tahun 2012 PT RNI telah mendistribusikan 600 ton/bulan ke berbagai ritel di Jakarta.
"Indomaret, Alfamart dan Giant di Jakarta itu 600 ton/bulan," jelasnya.
(wij/hen)










































