Qantas Tetap Pesan 15 Boeing 787 Dreamliner Meski Banyak Insiden

Qantas Tetap Pesan 15 Boeing 787 Dreamliner Meski Banyak Insiden

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 16 Jan 2013 12:00 WIB
Qantas Tetap Pesan 15 Boeing 787 Dreamliner Meski Banyak Insiden
Foto: Reuters
Sydney -

Maskapai penerbangan asal Australia yaitu Qantas tak akan membatalkan pemesanan 15 pesawat Boeing 787 Dreamliner untuk anak usahanya yaitu Jetstar, meskipun pesawat tersebut tengah bermasalah.

Seperti diketahui, hari ini Boeing 787 Dreamliner milik All Nippin Airlines (ANA) melakukan pendaratan darurat di Jepang karena muncul asap di kokpit. Sebelumnya Dreamliner milik Japan Airlines (JAL) juga bermasalah karena timbul percikan api. Akhirnya kedua maskapai penerbangan asal Jepang ini 'mengandangkan' Dreamliner yang dimilikinya.

"Tidak ada perubahan pemesanan kami. Tetap jalan terus," demikian pernyataan Juru Bicara Qantas seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, Qantas ingin memesan 50 unit pesawat Boeing 787-9 Dreamliner, namun jumlahnya dikurangi menjadi 15 unit saja karena di 2012 lalu, Qantas mengalami kerugian pertamanya semenjak privatisasi di 1995.

Pesawat keluaran baru ini sedang didera oleh berita buruk karena sedang investigasi oleh regulator penerbangan Jepang dan AS terkait sistem keselamatan pesawat buatan AS ini.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads