Maskapai penerbangan asal Australia yaitu Qantas tak akan membatalkan pemesanan 15 pesawat Boeing 787 Dreamliner untuk anak usahanya yaitu Jetstar, meskipun pesawat tersebut tengah bermasalah.
Seperti diketahui, hari ini Boeing 787 Dreamliner milik All Nippin Airlines (ANA) melakukan pendaratan darurat di Jepang karena muncul asap di kokpit. Sebelumnya Dreamliner milik Japan Airlines (JAL) juga bermasalah karena timbul percikan api. Akhirnya kedua maskapai penerbangan asal Jepang ini 'mengandangkan' Dreamliner yang dimilikinya.
"Tidak ada perubahan pemesanan kami. Tetap jalan terus," demikian pernyataan Juru Bicara Qantas seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat keluaran baru ini sedang didera oleh berita buruk karena sedang investigasi oleh regulator penerbangan Jepang dan AS terkait sistem keselamatan pesawat buatan AS ini. (dnl/ang)











































