Regulator penerbangan India mengecek keamanan dan keselamatan pesawat Boeing 787 Dreamliner pasca pendaratan darurat Dreamliner di Jepang hari ini. Di India, Dreamliner dimiliki oleh Air India.
"Kami akan mengkaji kembali situasi yang terjadi melalui konsultasi dengan Boeing dan Air India," ujar Direktur Jenderal Penerbangan Sipil Arun Mishara kepada AFP, Rabu (16/1/2013).
Boeing 787 Dreamliner ini mengalami beberapa masalah dalam sepekan ini. Setelah Dreamliner milik Japan Airliner (JAL) mengeluarkan percikan api dan milik All Nippon Airlines (ANA) hari ini mengeluarkan asap di kokpitnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang berhubungan dengan Boeing dan mereka akan memberikan update soal pengembangan masalah kelistrikan yang terjadi di Jepang," kata Mishara.
Air India telah membeli 27 Dreamliner, dan pesawat pertama telah dikirimkan ke New Delhi pada September tahun, dan sampai saat ini sudah terkirim sebanyak 6 unit. Hingga 2016, bakal ada 21 Dreamliner lagi yang dikirimkan kepada Air India. (dnl/ang)











































