Jabodetabek Banjir, Pengusaha Logistik Curhat Rugi Miliaran

Jabodetabek Banjir, Pengusaha Logistik Curhat Rugi Miliaran

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 17 Jan 2013 15:50 WIB
Jabodetabek Banjir, Pengusaha Logistik Curhat Rugi Miliaran
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Banjir yang mendera kawasan Jabodetabek saat ini membuat pengusaha logistik dan ekspedisi dipastikan merugi karena usahanya terhambat. Lumpuhnya Jakarta hari ini membuat pengusaha ini rugi miliaran rupiah.

Wakil Ketua Umum Pengusaha Gabungan Forwarder & Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Anwar Sata mengatakan, kerugian yang dialami pengusaha logistik bakal sama dengan banjir 5 tahun lalu.

"Kerugian kita masih menunggu sampai besok, tapi bisa sampai miliaran rupiah," ujar Anwar kepada detikFinance, Kamis (17/1/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghitungan kerugian, lanjutnya, berdasarkan laporan dari perusahaan logistik dan ekspedisi yang melibatkan rekan perusahaannya. Kemudian dihitung jumlah kontainer yang masuk dan keluar per harinya.

"Jadi pabrik (klien) itu yang protes ke kita yang membawa barang," ucapnya.

Saat ini, menurut Anwar, ada penumpukan truk kontainer sebelum menuju pelabuhan Tanjung Priok. Dalam waktu normal kendaraan ini hanya membutuhkan waktu 1 hari beroperasi di dalam kota.

"Dari sentra industri Jabodetabek menuju Tanjung Priok biasanya satu hari sudah dengan bongkar dan angkut lagi. Jadi 19 ribu kontainer ekspor impor antar pulau per hari," tambah Anwar.

Kondisi tanggap darurat diprediksi akan berlangsung hingga 10 hari mendatang. Menurut Anwar, pengusaha logistik hanya bisa pasrah karena tidak memiliki alternatif lain.

"Mudah-mudahan prediksinya meleset. Jangan seperti sekarang ini, nggak ada alternatif lain buat kita. Perekonomian akan lumpuh," pungkasnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads