Kadin: Masak Buruh Kalau Mau Sesuatu Harus Berdemo!

Kadin: Masak Buruh Kalau Mau Sesuatu Harus Berdemo!

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 18 Jan 2013 10:25 WIB
Kadin: Masak Buruh Kalau Mau Sesuatu Harus Berdemo!
Jakarta - Kalangan pengusaha menyesalkan sikap buruh yang menuntut haknya harus dilakukan dengan cara demo. Padahal pengusaha siap berdialog, sehingga demo bisa dihindari.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai, para buruh yang kerap kali turun ke jalan untuk melakukan demo, sulit untuk diajak dialog dengan cara baik-baik. Para buruh malah lebih memilih mengerahkan massa untuk melakukan demo.

"Harusnya mereka mau (diajak dialog) masa segala sesuatu harus pakai demo," tegas Sarman saat dihubungi detikFinance, Jumat (18/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, lanjut Sarman, dengan dialog para buruh bebas mengemukakan seluruh aspirasinya, itu sama sekali tak melanggar hukum.

"Apapun yang menjadi tuntutan dari pekerja, saya sebagai pengusaha itu sah, itu aspirasi, tapi dengan cara- cara yang mendidik. Mari kita duduk satu meja, lebih edukatif, ada serikat buruh, apapun permasalahannya mari kita dialogkan," tegasnya.

Sarman menuturkan dengan banyaknya demo buruh yang turun ke jalan, otomatis akan menurunkan produktivitas perusahaan. Dampaknya banyak buruh yang tak bekerja karena ikut turun ke jalan.

Ia menyesalkan demo yang dilakukan sampai anarkis, seperti melakukan sweeping ke perusahaan-perusahaan. Jika kondisi ini terus terjadi, dikhawatirkan iklim investasi di Indonesia akan terus menurun.

"Kalau buruh ini kondisinya bagus, kondusif, ini akan menjadi nilai jual kepada investor di luar. Jadi semakin kondusif mereka akan semakin tertatik untuk berinvestasi," cetusnya.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads