Jelang Imlek, Permintaan Jeruk Mandarin Meningkat Hingga 20%

Jelang Imlek, Permintaan Jeruk Mandarin Meningkat Hingga 20%

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 25 Jan 2013 16:40 WIB
Jelang Imlek, Permintaan Jeruk Mandarin Meningkat Hingga 20%
Jakarta - Perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada tanggal 10 Februari 2013 mendorong permintaan jeruk Mandarin meningkat pesat. Ketua Asosiasi Importir Buah Kafi Kurnia mengungkapkan setidaknya terjadi peningkatan permintaan jeruk mandarin hampir 20% menjelang Hari Raya Imlek.

"Lonjakan kebutuhan akan jeruk mandarin saya yakin meningkat tetapi di bawah 20% itu biasanya dipakai untuk sembahyang dan perayaan Hari Raya Imlek," ungkap Kafi kepada detikFinance, Jumat (25/1/2013).

Kafi menambahkan secara garis besar kebutuhan buah-buahan menjelang Imlek dirasa cukup dan terpenuhi. Menurutnya Hari Raya Imlek tidak sebesar Hari Raya Lebaran (Idul Fitri) dimana permintaan akan buah meningkat tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Imlek kan hari raya untuk kaum monoritas. Menurut saya stok nggak ada masalah dan cukup saja. Begini sebenarnya kalo dilihat Imlek itu naiknya (kebutuhan dan permintaan akan buah) ga banyak karena orang Tionghoa tidak terlalu banyak di kita," imbuhnya.

Kafi juga menuturkan, efek dari adanya Imlek nantinya adalah menjamurnya jeruk mandarin asal China. Hal ini dikarenakan pada perayaan Imlek, di China sedang terjadi musim panen jeruk.

"Jadi nantinya jeruk mandarin banyak nanti anda bisa lihat. Ini karena di China sedang panen jeruk. Jadi dengan harga yang kompetitif jeruk mandarin nanti akan dijual di mana-mana," cetusnya.

(wij/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads