Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 28 Jan 2013 13:37 WIB

Kadin: Dana Subsidi untuk Infrastruktur Tapi Jangan Masuk Kantong Pribadi!

- detikFinance
Jakarta - Pengusaha di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendesak pemerintah untuk menghapuskan subsidi BBM karena pola subsidi ini dinilai tak tepat sasaran. Dana dari subsidi BBM tersebut sebaiknya dialihkan untuk pemerataan infrastruktur di berbagai daerah.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog Natsir Mansyur saat ditemui selepas acara Rapat Kerja Pemerintah di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (28/1/2013).

"Subsidi itu dinaikkan ke infrastruktur, tapi jangan sampe uangnya masuk ke kantong pribadi," ungkap Natsir.

Dia menegaskan, subsidi BBM ini tidak perlu. Sebaiknya pemerintah menerapkan harga internasional untuk BBM di Indonesia, sehingga dana subsidi tersebut dialihkan untuk proyek infrastruktur.

"BBM dinaikkan saja harga normal. Harga pasaran dunia, tapi subsidi itu dialihkan ke infrastruktur," terangnya.

Menurutnya, infrastruktur di Indonesia masih kurang memadai. Sebagai contoh, lanjut Natsir, pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia tergolong masih belum beroperasi baik, padahal dengan infrastuktur yang baik, segala biaya dapat ditekan, salah satunya biaya logistik.

"Masa mau perbaiki biaya logistik tapi sarana infrastruktur tidak diperbaiki," pungkasnya.

(zul/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com