Mereka akan membangun pabrik viscose fiber (serat fiber) sebagai bahan baku tekstil di Karawang, Jawa Barat yang nantinya salah satu hasilnya adalah batik
Deputi Menko Perekonomian Bidang Hubungan Luar Negeri Rizal Afandi Lukman mengatakan, pihak Austria saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia dengan membangun pabrik serat fiber untuk dijadikan bahan pakaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, kata dia, hasil dari pengolahan serat fiber tersebut yang merupakan bahan baku untuk tekstil akan dipasarkan di Indonesia. Jika memang pasar domestik sudah terpenuhi, tidak menutup kemungkinan akan diekspor ke pasar Asia.
"Mereka sudah punya kantor dagang di sini. Mereka melihat potensi pasar di Indonesia sangat bagus. Makanya mereka datang ke sini. Untuk pasar dalam negerinya saja gede. Indonesia masih dipandang sebagai negara yang sangat atraktif," terangnya.
Sementara itu, President of the Austrian Federal Economic Chamber Christoph Leitl mengatakan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang besar dengan penduduk mencapai sekitar 240 juta jiwa. Hal itu menjadi sasaran pasar untuk mengembangkan bisnis perusahaan.
"Indonesia punya potensi pasar yang sangat besar. Ini bagus untuk tujuan investasi," kata Christoph.
Dalam 4 tahun terakhir hingga tahun 2011, tercatat angka investasi kerjasama perdagangan bilateral Indonesia-Austria mencapai US$ 450 juta.
(hen/hen)











































