"Kita masih liat valuenya, kita nilai book buildingnya," tutur Emir di kompleks Kantor Pusat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta , Rabu (30/1/2013).
Sebelumnya dua anak usaha Garuda Indonesia yakni PT GMF AeroAsia dan PT Aerowisata direncanakan go public tahun 2012. Namun, hasil penilaian dari Mandiri Sekuritas mejelaskan dua anak usaha maskapai pelat merah tersebut belum bisa IPO di 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara persiapan jalan terus tapi kita liat valuasi, apakah kita valuable untuk go public," cetusnya.
(feb/dru)











































