Vice President Eastern Indonesia Region, Rosyinah mengatakan, melihat hasil dari hub Makassar, Garuda Indonesia semakin yakin untuk membuka Hub di Medan. Tentunya pembukaan Hub tersebut setelah dilakukan analisis dan berdasarkan permintaan pasar.
"Melihat sambutan Hub di Timur (Makassar) yang sangat bagus, kita semakin confidence (percaya diri) untuk membuka Hub di Medan. Permintaan pasar di Medan juga cukup tinggi," ujar Rosyinah saat jumpa pers di Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (4/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Hub di Medan nanti juga akan kita operasikan dengan Bombardier CRJ 1000 NextGen. Nantinya akan disinkronisasikan dengan kota-kota yang ada di Sumatera, seperti Padang, Aceh, Palembang, Batam dan lainnya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan nanti akan ke kota negara lain yang dekat dengan Medan," jelasnya.
Garuda sebelumnya telah membuka Hub Makassar yang menghubungkan dengan kota-kota di wilayah Timur Indonesia. Hub Makassar juga didukung dengan pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen sebanyak 5 unit dengan 12 rute penerbangan.
"Rute paling jauh itu Makassar-Ternate selama 1 jam 20 menit. Pasarnya cukup bagus untuk Ternate. Bisa mencapai hingga 90 persen. Untuk Hub Makassar kita menawarkan 280 penerbangan perminggu untuk 12 kota," jelasnya.
"Untuk waktunya (Hub Medan), kita realisasikan dalam waktu dekat. Saat ini sedang tahap pengkajian," imbuhnya.
(jor/dru)











































