"Boeing telah mengajukan aplikasi untu kmelakukan uji terbang dan ini di bawah pengawasan dari FAA (Federal Aviation Administration)," kata Juru Bicara Boeing Peter Conte dikutip dari BBC, Selasa (5/2/2013).
Seperti diketahui, saat ini semua regulator penerbangan di dunia telah menghentikan operasi dari 50 Dreamliner di seluruh dunia karena peristiwa percikan api pada Dreamliner milik Japan Airlines pada 7 Januari 2013, dan peristiwa asap yang memicu pendaratan darurat pada Dreamliner milik All Nippon Airlines (ANA) pada 16 Januari 2013 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah Dreamliner selama ini menurut pabrikan pesawat asal AS tersebut terletak pada baterai atau aki pesawat.
(dnl/dnl)











































