Maskapai penerbangan Mandala Airlines telah berkomitmen membantu Batavia Air yang berhenti beroperasi. Apa dasar Mandala ikut membantu menerbangkan penumpang yang terpaksa batal karena Batavia pailit?
CEO Saratoga Investama Sedaya Sandiaga S Uno yang merupakan pemegang saham Mandala Airlines memberikan penjelasannya.
"Pada dasarnya Mandala Airlines mengikuti imbauan Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk membantu mengakomodasi para penumpang Batavia yang terkena dampak penghentian operasi," kata Sandiaga kepada detikFinance, Selasa (5/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga tak ingin memberikan komentar banyak perihal pengambilalihan rute maupun 'kabar burung' yang menyebutkan pihaknya siap mengambil alih Batavia Air.
"Fokus utama Mandala adalah untuk memberikan bantuan agar para penumpang tersebut dapat terbang ke tempat tujuan dengan selamat," tutur Sandiaga.
PT Saratoga Investama Sedaya menyuntik modal Mandala Airlines hingga mencapai kepemilikan 51%. Dalam transaksi yang nilainya sekitar Rp1 triliun ini Saratoga menggandeng maskapai asal Singapura yaitu Tiger Airways.
Mandala Airlines telah membantu 1.418 penumpang Batavia melakukan booking ulang di empat rute yang ditawarkan. Mandala tercatat telah membantu penumpang Batavia Air sejak 1 Februari 2013. (dru/dnl)











































