"Dengan cuaca seperti ini, gula konsumsi akan surplus 1,36 juta ton," ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat (8/2/2013).
Kementerian Perdagangan memprediksi total produksi gula konsumsi tahun 2013 mencapai 3,8 juta ton. Sedangkan konsumsi hanya pada kisaran 2,4 juta ton. Dengan angka ini Kementerian Perdagangan mengatakan tidak perlu lakukan impor untuk gula konsumsi tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk gula rafinasi, kuota impor tahun 2013 adalah sebanyak 2,265 juta ton. Ia mendorong untuk melakukan hulurisasi dengan membuka lahan tebu. Selain itu dalam waktu dekat, Kementerian Perdagangan akan mengeluarkan HPP terbaru soal harga gula.
"Kita dorong adanya hulurisasi dan kami akan segera realisasikan ini. Gula akan keluar HPP baru sebelum masa giling, dengan konsep baru dan ada randomisasi artinya tadinya domainnya industri jadi hasil karya petaninya. Kita akan coba terus perdalam," jelasnya.
(wij/dru)











































