Kemenhub: Batavia Air Harusnya Masih Bisa Hidup

Kemenhub: Batavia Air Harusnya Masih Bisa Hidup

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 08 Feb 2013 15:07 WIB
Kemenhub: Batavia Air Harusnya Masih Bisa Hidup
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan Batavia Air seharusnya masih beroperasi hingga saat ini. Batavia Air yang diputus pailit tanggal 30 Januari lalu, sebetulnya bisa lolos dari gugatan pailit andaikata berkonsultasi kepada pemerintah.

Direktur Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Djoko Murjatmodjo menjelaskan kondisi Batavia Air yang memiliki utang mencapai Rp 1,2 triliun. Manajemen maskapai seharusnya bisa bekonsultasi ke Kemenhub mengenai rute-rute saja yang bisa dipangkas dan diambil serta apa yang harus dilakukan sehingga bisa menaikkan pendapatan Batavia Air.

"Batavia kan punya 33 pesawat (sewa dan milik sendiri). Utang Rp 1,2 triliun dengan 15 pesawat milik sendiri. Dengan utang Rp 1,2 triliun itu sebetulnya bisa hidup. Dengan 15 pesawat milik sendiri, minta ke pemerintah dicarikan rute-rute. Bisa tutup rute yang tidak menguntungkan, karyawan dikurangi dan dia bisa hidup," tutur Djoko dalam sebuah diskusi di Hotel Millennium Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Metro Bavia selaku pengelola maskapai Batavia Air diputus pailit karena menunggak utang sewa pesawat. Djoko menjelaskan, merujuk laporan keuangan akhir tahun 2011 teraudit, Batavia memiliki kemampuan membayar kewajiban jangka panjang dan jangka pendek yang baik sehingga tunggakan tersebut dapat dipenuhi.

"Pemerintah, hanya dilaporkan keuangan akhir tahun audited. Batavia laporan keuangan 2011 cukup bagus. Kemampuan membukukan laba cukup baik, membayar kewajiban jangka pendek, jangka panjang cukup," tambahnya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads