Rawan Kartel, BUMN Dilarang Ikutan Tender di Kementan

Rawan Kartel, BUMN Dilarang Ikutan Tender di Kementan

Maikel Jefriando - detikFinance
Minggu, 10 Feb 2013 15:31 WIB
Rawan Kartel, BUMN Dilarang Ikutan Tender di Kementan
Jakarta - Sebagian besar produk pangan seperti kedelai, beras, gula, jagung dan daging mengalami tren kenaikan harga hingga 100% sejak 2009 hingga 2012. Kadin Indonesia mengendus ada praktik kartel.

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan juga mengungkapkan hal yang senada. Saat baru menjabat menteri, Ia langsung menyuruh perusahaat pelat merah di sektor pangan agar tidak bergantung pada tender di Kementerian Pertanian

"Saya sudah minta agar BUMN pangan untuk tidak tergantung pada tender-tender d Kementerian Pertanian sudah saya lakukan sejak tahun lalu," ungkapnya usai acara peluncuran novel Surat Dahlan di lapangan Ikada, Monas, Minggu (10/2/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Dahlan mengaku telah mencium ada gejala praktek yang tidak sehat di Kementan. Sehingga untuk mengamankan BUMN, maka lepas ketergantungan dari tender tersebut adalah pilihan yang tepat.

"Misalnya waktu tender saya lihat gejala tidak baik, jadi saya minta BUMN pangan jangan tergantung lagi proyek-proyek pertanian waktu itu," tuturnya.

Ia mengaku tidak ada rencana apapun mengatasi persoalan ini. Selain menghindarkan BUMN dari tender-tender yang selama ini ada.

"Solusinya ya jangan bergantung pada tender-tender," pungkasnya.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads